![]() |
| sumber : nasional.kompas.com/read/2014/11/01/21151381/DPR.Terpecah.Pemerintah.Jalan.Terus. |
Analisis Masalah :
DPR (Dewan Perwakilan Masyarakat) merupakan sebuah
organisasi bahkan sebuah lembaga pemerintahan yang pasti sah di mata hukum, dan
mata masyarakat. Karena DPR merupakan lembaga aspirasi masyarakat, yang anggota
anggota DPR dipilih oleh rakyat untuk kesejahteraan rakyat. Tapi ketika
sebagian kelompok di badan DPR mementingkan kepentingannya sendiri, egonya
sehingga menimbulkan keruncingan/perpecahan dalam DPR, sehingga sedikit
mengabaikan tugas utamanya yang harusnya ‘ngurusin rakyat’ menjadi ‘ngurusin
gue dulu’ dan membawa masalah parpol ke dalam ruangan DPR hingga terlalu ‘semangat’
sampai mendorong meja yang disaksikan Warga Indonesia?.
Hingga
sekarang gedung DPR ada salah satu koalisi yang tidak setuju dengan pimpinan-pimpinan
DPR karena bukan berasal dari koalisinya, yang sebetulnya tidak perlu dibahas
atau diperdebatkan. Karena pasti para pimpinan DPR dipilih/ditetapkan karena
sudah melalui berbagai pertimbangan, tidak peduli dari koalisi mana pun. Selama
para pemimpin tersebut menjalankan tugasnya sesuai dengan aturan yang ada, dan
tidak melakukan pemihakan/inimidasi. Maka akan berjalan dengan semestinya. Dan
jika para angota DPR periode 2014-2019 dari koalisi manapun mempunyai satu
tujuan yang sama, tidak memasukkan unsur kepentingan pribadi atau kelompok,
pasti tidak akan mempeributkan masalah siapa pemimpin, dari kubu mana. Tetapi
ketika memasukkan/memaksakan kepentingan pribadi, atau kelompok. Maka tujuan
dibentuknya DPR untuk mengurusi rakyat, akan terganggu karena kepentingan
masing masing. karena kubu sebagian anggota DPR dari Koalisi Indonesia Hebat
tidak menyetujui karena semua pimpinan DPR berasal dari Koalisi Merah Putih
sehingga menimbulkan perpecahan di dalam DPR. . Kalau sekarang di awal masa
jabatan saja sudah ribut bagaimana ke depannya?
Solusi Masalah :
Sebaiknya salah satu koalisi yang menolak menambah rasa bertenggang
rasa, berlapang dada, menerima siapapun pemimpin-pemimpin di DPR, menyatukan
tujuan, bukan mendahulukan kepentingan pribadi. Jika seluruh anggota DPR
periode 204-2019 mampu menyatukan tujuan, visi, misi maka lembaga DPR akan
melaksanakan dan menjalankan tugasnya dengan baik, aman. Tertib. Dan tidak
ngotot. Dan seharusnya mereka sadar bahwa mereka duduk di ruang rapat DPR
bukanlah karena usahanya sendiri tetapi juga karena kepercayaan rakyat bahwa
para anggota DPR mampu mengemban amanah sebagai Dewan Perwakilan Rakyat yang
mampu menyalurkan aspirasi rakyat dengan baik dan benar
Nama : Yoviena Desti R
NPM : 19113519
Kelas : 2KA26
Nama : Yoviena Desti R
NPM : 19113519
Kelas : 2KA26
