Kamis, 09 April 2015

TULISAN TOU 2 MINGGU (3)

Sebenarnya saya tidak meng post sebuah tulisan tapi sebuah video lirik lagu dengan judul "TUHAN TAHU KITA MAMPU" yang dinyanyikan oleh The Jenggot & Ali Sastra, video lirik lagu ini dibuat oleh salah satu organisasi kepemudaan yang berada di Jakarta yaitu Garuda Keadilan. Saya mendapatkan video ini dari salah satu panutan, teman, saudara, sahabat saya. Dan langsung menjadi video favorit saya untuk membuat saya berpikir positif dan optimis untuk menghadapi masalah, tugas-tugas, serta amanah.. Selamat menonton. *disarankan menonton setelah shalat tahajud dan memakai headset atau sendirian.


TUGAS TOU 2 MINGGU (3)


Mengenai pengambilan keputusan sangat terkait erat dengan kehidupan ini. Mengambil ini, mengambil itu dengan mempertimbangkan segala resiko. Seperti contohnya menjadi diri sendiri atau mengikuti kemauan orang lain. Jujur saja saya dulu pernah hidup dalam kategori “mengikuti kemauan orang lain” hanya demi untuk diterima di dalam kelompok sosial. Kalau ditanya bagaimana rasanya? Wah yah pasti yang namanya membohongi diri sendiri itu tidak menyenangkan, ada rasanya gejolak pemberontakan, ingin keluar. Dan saya tipe orang yang kalau sudah tidak nyaman, saya akan keluar dari zona itu untuk menyendiri dan menyelami kepribadian saya, untuk mencari apa yang saya mau, untuk menciptakan sebuah kenyamanan dan ketenangan untuk diri saya sendiri. “Menjadi orang yang bermanfaat untuk orang lain dan melakukan kebaikan serta menginspirasi kebaikan” itulah tujuan saya. tetapi saya pernah salah menanggapi kalimat ini sehingga terjerumus ke dalam kategori “mengikuti kemauan orang lain”. Hingga akhirnya saya menyadari menjadi seseorang yang bermanfaat untuk orang lain bukan berarti harus mengikuti kemauan orang lain. Kita masih bisa membantu orang lain, menjadi bermanfaat untuk orang lain tetapi kita tetap harus berani mengatakan tidak jika itu tidak sesuai keinginan hati. Menjadi diri sendiri bukan berarti kita cuek bebek dengan keadaan sekitar, justru sebaliknya saya harus lebih peka dengan keadaan sekitar, dengan orang orang di dekat saya. Seperti kata penulis favorit saya Tere Liye “Seharusnya semakin kita berpengalaman semakin kita peka dengan kedaan sekitar”. Seperti contohnya pengambilan keputusan untuk melakukan kebaikan, contoh kecil saja membantu teman kita atau menanyakan kabar. Sudahkah kita membantu teman di samping kita? Sudahkah kita menanyai kabar teman kita? Nah di sinilah keputusan itu hadir, apakah kita mau melakukannya atau tidak. Wah mungkin banyak yang berpikir ngapain sih nanyain kabar orang, hidup gue aja udah rumit. Weits salah bro dengan menanyakan kabar orang lain apalagi termasuk temen kita, kita bisa bercermin kalau masih banyak kehidupan orang yang lebih rumit daripada kita tetapi masih bisa suvive. Tapi ada tapinya menanyakan kabar orang juga ada etika dan triknya, kalau kita dipercaya maka jagalah, kalau kita menanyakan kabar orang hanya untuk berghibah. Deeu mending tidur di kamar aja deh. Buang buang tenaga, nambah dosa iya. Lalu terus apa hubungannya sama menolong teman nih? Yah jelas ada dong, karena otomatis secara disadari atau tidak membuat beban teman kita sedikit berkurang karena kita menanyakan kabarnya. Dan lebih bagus lagi kita menolong teman kita dengan sama sama menyelesaikan masalahnya. Karena kalau rumus bahagia saya adalah menolong orang dan berbagi, bukankah berbagi dalam keadaan terpuruk itu mendongkrak semangat untuk menyelesaikan dan keluar dari keterpurukan itu? Tetapi bukan berarti ketika sudah menolong orang, serta merta merasa menjadi orang yang paling hebat. Toh yang memberikan kita pikiran dan tindakan untuk melakukannya adalah Yang Maha Pencipta dan atas seizinNya. Dan ada hal yang mendasari kenapa saya melakukan itu karena

“segala sesuatu yang akan saya lakukan kepada orang lain, cepat atau lambat juga akan berimbas kepada saya sendiri.” 
 
Ada kalimat lagi yang selalu saya ingat ketika saya merasa ragu ragu untuk melakukannya

“Mudahlah dalam berbuat kebaikan, dan susahlah dalam melakukan keburukan”

Dan terakhir ada video yang membuat saya selalu tersenyum, dan mengembalikan semangat saya di saat saya sedang keadaan down.