Kamis, 22 September 2016

Puzzle 1 (21/09/2016)




            Ada sebagian orang yang sangat lelah ketika berbicara. Ada yang lebih memilih berdesakan di commuter line dibanding berbicara di depan dengan suhu dingin. Ada yang lebih menikmati kesendiriannya, keheningannya, dan tenggelam dalam pikirannya. 


Ada yang benar benar mencintai tapi tidak tahu cara mengungkapkannya. Yang ia tahu ia hanya bisa menunjukkannya dengan tindakan bukan kata-kata atau ekspresi di wajahnya. Ada yang lebih memilih menulis di chat dibandingkan mengangkat telepon. Ada yang memilih diam ketika teman-temannya sibuk berkeluh-kesah dan bercanda. Ada yang tersenyum ketika sekitarnya bahagia. Ada seseorang di sana yang tanpa suara, ia juga ikut bahagia bersama teman-temannya yang senang berbicara dan bergosip. Dan orang itu adalah aku. 
 .
.
Aku yang enggan untuk berbicara
.
Aku yang enggan untuk berekspresi
.
Aku yang susah untuk mengungkapkan
.
Aku yang bingung ketika berbicara
.
Aku yang terbata-bata dan ragu ketika mengungkapkan sesuatu yang simpel
.
Aku yang suka dengan kesendirianku
.
Aku yang menikmati me time
.
Aku yang menyukai kesendirian di tengah keramaian
.
Kesendirian tanpa kesepian
.
Aku yang menyukai mendengar musik dibanding berbicara
.
Aku yang menyukai tenggelam dalam pikiranku
.
Aku yang menyukai kedamaianku ketika sendiri
.
Aku yang menyukai ketenangan
.
Aku yang suka memilih jalan jauh untuk menghindari macet
.
Namun tetap setia menunggu ketika terjebak macet
.
Aku yang menyayangi teman-temanku secara diam-diam
.
Aku yang bersyukur memiliki mereka teman-temanku
.
Terutama 8 orang itu
CN (Cucu Nenek)
.
Yang senang makan, suka berkumpul, suka tertawa bersama, saling berbagi, tetap menghargai perbedaan, tetap ada walau aku tidak setia dengan mereka, mereka yang selalu mengerti diriku yang egois dan tidak sabaran.
.
Aku menyukai kedewasaan mereka dan betapa lugasnya mereka menyatakan suka dan tidak suka.
.
Yang bahkan blak-blakan siapa membicarakan siapa di kelompok kami ketika tidak berkumpul.
.
Yang tertawa dengan hal-hal kecil.
.
Aku sangat bahagia, Tuhan.
.
Terkadang aku iri dengan mereka yang mudah untuk mengekspreksikan diri mereka.
.
Aku belajar banyak Tuhan dari mereka
.
Terima kasih engkau sudah menghadirkan mereka dalam kehidupanku
.
Aku benar-benar bahagia
.
Tolong lindungi mereka dalam lindunganMu, Tuhan
.
Karena mereka sudah mewujudkan apa yang aku inginkan dalam sebuah hubungan pertemanan.
.
Aku yang benar-benar berubah 180 derajat ketika di luar
.
Aku yang berubah menjadi cuek, tidak peduli, tidak tahu harus berfikir apa, yang selalu memilih jalan yang mudah, dan berwajah tidak ramah.
.
Aku yang selalu pusing dengan keadaan luar
.
Tetapi mendapatkan energi dari luar untuk tetap semangat
.
Aku yang bingung ketika aku bersama seseorang di luar
.
Aku yang bingung ketika aku dihadapkan sebuah masalah dan posisiku berada di luar rumah
.
Aku yang ketika sendiri terlalu melankolis
.
Memikirkan segala sesuatu terlalu dalam tanpa bisa mengungkapkannya
.
Aku yang ketika di luar memilih berfikir sesukaku, yang mudah, yang cepat, dan terburu-buru.
.
Diriku yang berbeda ketika di luar rumah
Tidak empati, tidak peduli, tidak peka, sedingin es, menanggapi sekedarnya, malas berbicara, enggan memikirkan masalah orang, yang hanya ingin mendapatkan kesenangan dari dunia luar, perhitungan, sinis.
.
Aku... yang merindukan saat-saat ini
.
Saat-saat menulis ini dengan perasaan
.
Menulis sambil menitikkan air mata
.
Saking terharunya.
.
Saking terharunya menjadi diri sendiri ketika sendiri.

Rabu, 21 September 2016

PERJALANAN KE JOGJA 4 HARI 3 MALAM HARI 1



(Destinasi : Pantai Kukup, Alun-alun Kidul, Tugu Yogya, Angkringan Kang Harjo)





Jogja merupakan surganya para traveller. Kenapa? Karena di Jogja Anda hanya menghabiskan biaya di bawah 1,5 juta untuk 4 hari 3 malam, yang sudah termasuk tiket kereta PP, penginapan AC, sewa motor matic 2 hari, sewa mobil 1 hari, tiket masuk wisata, serta oleh-oleh. Penginapan harga 30ribu bisa Anda dapatkan jika Anda menginap di luar daerah malioboro, saya sarankan untuk menginap di Pondok 71 daerah Pugeran (yogyes.com). Sedangkan di daerah malioboro range harga yang ditawarkan adalah mulai 50ribu hingga 1juta lebih/malam atau perorang. Untuk harga 50ribu di malioboro Anda hanya mendapatkan fasilitas kipas dan km dalam. Berbekal info dari yogyes.com saya dan teman-teman saya akhirnya memilih menginap (Pondok 71 daerah Pugeran) dengan harga 40ribu yang sudah mendapatkan fasilitas AC, kamar mandi dalam, tv, extra bed, dispenser dan sudah termasuk biaya extra person 2 orang.

Untuk soal kamar kami sudah cukup puas karena kami dapat yang pojok serta akses langsung keluar sehingga tidak perlu turun naik tangga dan terakhir harga murah dapat fasilitas lebih. Yang pasti jangan dibandingkan dengan kamar hotel J. Soal pemiliknya yang kurang ramah mungkin karena ia sudah berpengalaman menghadapi tamu yang banyak maunya sehingga terkesan kurang ramah padahal menurut saya ia hanya bersikap tegas. Yah kalau ga mau baper ga usah ketemu pemiliknya dan ga usah ambil pusing (simpel kan). Oh ya di Pondok 71 ada tempat parkirnya juga sehingga tidak perlu bingung untuk memarkirkan kendaraan motor dan mobil. Untuk menuju ke Pondok 71 kami berempat dari st. Lempuyangan menggunakan jasa taksi lokal dengan harga cukup terjangkau yaitu 40ribu (setelah melakukan proses negoisasi tentunya). Lalu kami memaksimalkan waktu 3 jam untuk bebenah dan bersiap-siap untuk melanjutkan perjalanan.  
Pada hari pertama saya dan teman teman saya berangkat dari jam 11.30 menuju Pantai Kukup yang ditempuh dalam waktu 3 jam dengan mobil. Kami sempat khawatir tidak bisa menikmati pantai tujuan kami karena hujan deras mengguyur wilayah gunung kidul di tengah perjalanan. Alhamdulillah setelah kami sampai di Pantai Kukup cuaca hanya berawan walau ada gerimis tipis. 

Sumber Foto : Koleksi Pribadi 05092016 (abaikan garis)
Didukung cuaca yang berawan sehingga panasnya tidak menyengat, detik itu juga saya langsung jatuh cinta dengan namanya yang pantai. Padahal dari dulu saya paling anti kalau diajak ke pantai dengan berdalih panas, ga ada yang bisa diliat selain air, kurang kerjaan dan sebagainya, padahal alasan sebenarnya saya tidak bisa berenang dan takut tenggelam haha.

 

Saya langsung turun ke bawah untuk menikmati sensasi berjalan di pasir yang benar-benar bersih. Ketika pasir-pasir itu menyentuh kaki saya langsung rasanya ingin tidur saja di atas pasir sambil menggerakkan tangan dan kaki saya. Dan saya juga ingin nyebur ke air walau ga bisa berenang, penasaran dengan biota-biota laut yang bisa dipegang langsung tanpa harus menyelam tetapi tidak jadi karena saya tidak baju lebih.  Lalu karena sudah sore kami turun ke arah kota Yogya. Setelah makan malam kami melanjutkan perjalanan ke alun-alun kidul. Di alun-alun kidul kami menaiki mobil-mobilan yang kami kayuh dengan lampunya yang kerlap kerlip mengelilingi badan mobil. Selanjutnya kami ke Tugu Yogya untuk berfoto-foto. Perjalanan hari pertama kami diakhiri dengan angkringan Kang Harjo yang berada di wilayah Wijilan. 
Sumber foto : www.fooddiscoverer.com
Di angkringan ini kita bisa memilih untuk duduk atau lesehan yang berada di lantai 2, tetapi karena kita kelelahan akhirnya memilih tempat duduk yang lebih cepat tanpa perlu naik-naik. Untuk soal harga menurut saya agak mahal untuk kawasan Jogja, mungkin karena angkringan ini sudah terkenal untuk para wisatawan jadinya harganya agak mahal. Tetapi kalau kalian datang ke sini dalam keadaan lapar pasti akan kalap karena makanan yang disajikan sangat beragam dan banyak, apalagi Anda bisa  mengambil sendiri sebanyak yang Anda mau.   
  
Biaya Hari Pertama/orang  :

1.        Kereta Progo malam(Ps. Senen – Lempuyangan)              Rp. 125.000

2.       Taksi                                                                                                                                                                Rp.  10.000

3.       Penginapan(4 hari 3 mlm)                                                                                           Rp 120.000
4.       Sarapan Nasi Goreng Kornet                                                                                    Rp   10.000
5.       Sewa Mobil                                                                                                                                             Rp.  75.000
6.       Tiket Masuk Pantai Kukup                                                                                         Rp.    9.500
7.       Makan malam di Warung SS                                                                                   Rp.  23.000
8.       Mobil-mobilan di Alkid                                                                                                       Rp.  10.000
9.       Makan di Angkringan Kang Harjo                                                                 Rp.  10.000
TOTAL                                                                                                                                                  Rp  392.500