Setiap planet di galaksi bimasakti atau milkyway mempunyai garis edar atau orbit yang bentuk
bermacam-macam. Gravitasi matahari yang besarlah yang membuat planet-planet
sekitarnya mengitarinya dan membentuk garis edarnya masing-masing. Adakalanya karena
faktor waktu dan posisi yang pas, salah satu planet posisinya akan berada lurus
dengan matahari. Sehingga membentuk fenomena gerhana.
Salah satunya fenomena yang terjadi di bumi pada bulan Maret
tahun ini yaitu gerhana matahari. Gerhana matahari merupakan fenomena yang
terjadi ketika posisi matahari, bulan, bumi terletak dalam posisi garis lurus.
Posisi bulan berada di antara matahari dan bumi. Karena posisi bulan lebih
dekat ke bumi, maka bulan menghalangi sinar matahari yang seharusnya ke bumi.
Sehingga beberapa wilayah bumi ada yang mengalami gerhana matahari total dan
parsial atau sebagian.
Perbedaan gerhana matahari total (GMT) yang terjadi tahun
1983 dengan Maret 2016 adalah wilayah yang dapat melihat gerhana secara total
dan keantusiasan masyarakat tentang gerhana. Pada tahun 1983 GMT dapat dilihat di Jawa Timur, Jawa Tengah,
Sulawesi Selatan, dan Papua bagian Selatan. Untuk durasi perform GMT ini termasuklah
lama yaitu sekitar 6 menit. Sayangnya masayarakat pada saat itu harus mengurung
diri di rumah, bahkan sampai ada yang bersembunyi di bawah ranjang tidur karena
informasi mengatakan bahwa fenomena tersebut dapat membuat mata buta. Bahkan
pemerintah pun memusnahkan puluhan ribu kacamata gerhana yang siap diedarkan ke
penjuru Indonesia.
Sedangkan GMT Maret
2016 hanya bisa dilihat di Sumatra Selatan, Bangka Belitung, Kalimantan
Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah dan Maluku Utara. Dan durasi performm GMT ini hanya sekitar 3 menit
dari puncak totalnya. Untuk wilayah Pulau Jawa hanya dapat melihat gerhana
matahari secara parsial. Dan masyarakat dalam dan luar negeri sangat antusias
menyambut gerhana matahari total yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia.
Bahkan penjualan kacamata gerhana melonjak tajam, sehingga sulit dicari di toko
online sekalipun. Dan wilayah yang dilewati GMT menggunakan kesempatan untuk
dijadikan tujuan wisata.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar