1. Pengertian Bahasa
Menurut id.wikipedia.org Bahasa
berasal dari bahasa Sanskerta भाषा, bhāṣā
yaitu kapasitas khusus yang ada pada manusia untuk memperoleh dan menggunakan
sistem komunikasi yang kompleks, dan sebuah bahasa adalah contoh
spesifik dari sistem tersebut. Bahasa
adalah sarana untuk kita makhluk hidup untuk berinteraksi sosial dengan makhluk
hidup lain baik yang sejenis maupun tidak sejenis. Beberapa pengertian bahasa menurut para ahli.
1. Menurut Mc.
Carthy, bahasa adalah praktik yang paling tepat untuk mengembangkan
kemampuan berpikir.
2. Menurut William
A. Haviland, Bahasa adalah suatu sistem bunyi yang jika digabungkan menurut
aturan tertentu menimbulkan arti yang dapat ditangkap oleh semua orang yang
berbicara dalam bahasa itu.
3. Menurut Wibowo
(2001), Bahasa adalah sistem simbol bunyi yang bermakna dan berartikulasi
(dihasilkan oleh alat ucap) yang bersifat arbitrer dan konvensional, yang
dipakai sebagai alat berkomunikasi oleh sekelompok manusia untuk melahirkan
perasaan dan pikiran.
4. Menurut Keraf
Smarapradhipa (2005), ia memberikan dua pengertian mengani bahasa, yakni 1)
menyatakan bahasa sebagai alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa
simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia; 2) Bahasa adalah sistem
komunikasi yang mempergunakan simbol-simbol vokal (bunyi ujaran) yang bersifat
arbitrer.
5. Menurut Mackey
(1986), bahasa adalah suatu bentuk dan bukan suatu keadaan (lenguage may be
form and not matter) atau sesuatu sistem lambang bunyi yang arbitrer, atau juga
suatu sistem dari sekian banyak sistem-sistem, suatu sistem dari suatu tatanan
atau suatu tatanan dalam sistem-sistem.
6. Menurut Walija
(1996), bahasa ialah komunikasi yang paling lengkap dan efektif untuk
menyampaikan ide, pesan, maksud, perasaan dan pendapat kepada orang lain.
7. Syamsuddin (1986),
memberi dua pengertian terhadap istilah bahasa, 1) bahasa adalah alat yang
dipakai untuk membentuk pikiran dan perasaan, keinginan dan
perbuatan-perbuatan, alat yang dipakai untuk mempengaruhi dan dipengaruhi; 2)
bahasa adalah tanda yang jelas dari kepribadian yang baik maupun yang buruk,
tanda yang jelas dari keluarga dan bangsa, tanda yang jelas dari budi
kemanusiaan.
8. Menurut Pengabean
(1981), bahasa adalah suatu sistem yang mengutarakan dan melaporkan apa yang
terjadi pada sistem saraf.
9. Menurut Soejono
(1983), bahasa adalah suatu sarana perhubungan rohani yang amat penting dalam
hidup bersama.
10. Menurut Bill Adams,
bahasa adalah sebuah sistem pengembangan psikologi individu dalam sebuah
konteks inter-subjektif.
11. Menurut Wittgenstein,
bahasa merupakan bentuk pemikiran yang dapat dipahami, berhubungan dengan
realitas, dan memiliki bentuk dan struktur yang logis.
12. Menurut Plato,
bahasa pada dasarnya adalah pernyataan pikiran seseorang dengan perantaraan
onomata (nama benda atau sesuatu) dan rhemata (ucapan) yang merupakan cermin
dari ide seseorang dalam arus udara lewat mulut.
13. Menurut Block & Trager,
bahasa adalah sebuah sistem simbol yang bersifat manasuka dan dengan sistem
itu suatu kelompok sosial bekerja sama.
14. Menurut Carrol,
Bahasa adalah sebuah sistem berstruktural mengenai bunyi dan urutan bunyi bahasa
yang sifatnya manasuka, yang digunakan, atau yang dapat digunakan dalam
komunikasi antar individu oleh sekelompok manusia dan yang secara agak tuntas
memberi nama kepada benda-benda, peristiwa-peristiwa, dan proses-proses dalam
lingkungan hidup manusia.
15. Menurut Sudaryono,
bahasa adalah sarana komunikasi yang efektif walaupun tidak sempurna sehingga
ketidaksempurnaan bahasa sebagai sarana komunikasi menjadi salah satu sumber
terjadinya kesalahpahaman
2.
Aspek
Bahasa
Bahasa merupakan suatu
sistem komunikasi yang mempergunakan simbol-simbol vokal (bunyi ujaran) yang
bersifat arbitrer, yang dapat diperkuat dengan gerak-gerik badaniah yang
nyata. Ia merupakan simbol karena rangkaian bunyi yang dihasilkan oleh alat
ucap manusia harus diberikan makna tertentu pula. Simbol adalah tanda yang
diberikan makna tertentu, yaitu mengacu kepada sesuatu yang dapat diserap oleh
panca indra. Berarti bahasa mencakup dua bidang, yaitu vokal yang dihasilkan oleh alat ucap manusia, dan arti atau makna yaitu hubungan antara rangkaian bunyi vokal dengan barang atau hal yang diwakilinya,itu. Bunyi itu juga merupakan getaran yang merangsang alat pendengar kita (=yang diserap oleh panca indra kita, sedangkan arti adalah isi yang terkandung di dalam arus bunyi yang menyebabkan reaksi atau tanggapan dari orang lain). Arti yang terkandung dalam suatu rangkaian bunyi bersifat arbitrer atau manasuka. Arbitrer atau manasuka berarti tidak terdapat suatu keharusan bahwa suatu rangkaian bunyi tertentu harus mengandung arti yang tertentu pula. Apakah seekor hewan dengan ciri-ciri tertentu dinamakan anjing, dog, hund, chien atau canis itu tergantung dari kesepakatan anggota masyarakat bahasa itu masing-masing.
3.
Fungsi
Bahasa
Selain berfungsi
sebagai alat komunikasi, bahasa juga mempunyai fungsi lain. Jika meninjau
kembali sejarah pertumbuhan dan perkembangan bahasa, maka fungsi bahasa dapat
dilihat dari dasar dan motif pertumbuhan dan perkembangan bahasa itu sendiri.
Dasar dan motif pertumbuhan bahasa itu dalam garis besarnya dapat
berfungsi sebagai alat untuk menyatakan ekspresi diri, sebagai alat komunikasi,
alat untuk mengadakan integrasi, dan adaptasi sosial, dan alat untuk mengadakan
kontrol sosial. Berikut penjabarannya :
a.
Sebagai Alat untuk Mengeskpreksikan
Diri.
Kemampuan mengekspreksikan
diri melalui bahasa sudah merupakan sebuah naluri manusia yang ia punya sejak
dalam kandungan. Seperti contohnya banyak foto USG bayi yang tersenyum. Lalu
bayi yag menangis setelah keluar dari rahim ibunya merupakan sebuah ekspresi
yang menimbulkan perasaan lega dokter, perawat dan ibunya karena ketika bayi
menangis itu merupakan bahasa tubuh yang normal yang menandakan bahwa keadaan
bayi tersebut dalam keadaan baik. Dalam hal ini bahasa yang digunakan adalah
bahasa tubuh. Bahkan pelajaran mengenai bahasa tubuh untuk membaca ekspresi
seseorang pun juga ada di pendidikan. Contoh bahasa tubuh yang tanpa sadar
orang lakukan ketika berbicara dengan orang asing adalah menyila kedua
tangannya di depan dada atau perut. Dalam
pelajaran yang membahas bahasa tubuh itu merupakan sebuah tindakan perlindungan
diri atau pertahanan seseorang ketika ia merasa tak percaya untuk membeberkan
informasi mengenai dirinya ke orang asing.
b.
Fungsi sebagai alat komunikasi
Fungsi bahasa sebagai alat
komunikasi merupakan sebuah fungsi yang disampaikan dengan lisan dan
mengggunakan organ tubuh mulut, lidah, serta pita suara. Contoh sederhananya
ketika seseorang berada di lingkungan baru, maka seseorang tersebut harus
melakukan sebuah proses adaptasi dengan lingkungannya, suasananya, dan orang di
sekitarnya. Maka yang ia lakukan pertama kali adalah melakukan komunikasi untuk
berkenalan dengan orang-orang di sekitarnya. Lalu fungsi lainnya adalah untuk
melakukan kerja sama untuk menyelesaikan sebuah persoalan. Sederhananya fungsi
ini digunakan untuk menyampaikan apa yang diinginkan, dipikirkan, dirasakan
melalui bahasa.
c.
Sebagai alat integrasi dan adaptasi
sosial
Bahasa sebagai alat
komunikasi, lebih jauh memungkinkan setiap orang untuk merasa dirinnya terikat
dengan kelompok sosial yang dimasukinya, serta dapat melakukan semua kegiatan
kemasyarakatan dengan menghindari sejauh mungkin bentrokan-bentrokan untuk
memperoleh efisiensi yang setinggi-tingginya. Ia memungkinkan
integasi(pembauran) yang sempurna bagi tiap individu dengan masyaraktnya (Gorys
Keraf,1997:5)
Pada saat manusia
beradaptasi pada lingkungan sosial tertentu, kita akan memilih bahasa yang akan
digunakan bergantung pada situassi dan kondisi yang kita hadapi. Seperti contohnya
dalam pergaulan antar remaja, biasanya menggunakan bahasa yang tidak baku atau
lebih dikenalnya menggunakan bahasa gaul mereka. Sedangkan jika dalam kondisi
berbicara dengan yang keluarga atau yang dihormati biasanya menggunakan bahasa
yang formal
d.
Sebagai Alat Kontrol Sosial
Sebagai alat kontrol
sosial, bahasa sangat efektif. Berbagai penerangan, informasi, maupun
pendidikan disampaikan melalui bahasa. Buku-buku pelajaran dan buku-buku
instruksi adalah salah satu contoh penggunaan bahasa sebagai alat kontrol
sosial. Iklan layanan masyarakat atau layanan sosial merupakan salah satu wujud
penerapan bahasa sebagai ala kontrol sosial. Melalui kegiatan yang berbahasa
memberikan kepada kita cara untuk mendapatkan pandangan baru, sikap baru,
perilaku dan tindakan yang baik. Contoh sederhananya adalah sebagai alat
peredam rasa marah melalui bahasa non-lisan yaitu dengan menulis. Dengan menulis
kita dapat menuangkan segala perasaan kita. Dan efek yang didapatkan setelah
menyalurkan kemarahan dan kekesalan melalui menulis adalah perasaan yang lebih
baik dan juga bisa menjernihkan pikiran sehingga bisa melihat persoalan melalui
persepsi yang lebih jelas dan tenang.
4. Fungsi Bahasa Indonesia
Fungsi Bahasa Indonesia Dalam Kedudukan Sebagai Bahasa Nasional Meliputi 4 Aspek yaitu :
a)
Bahasa Indonesia Sebagai Lambang Kebanggaan Nasional
Bahasa Indonesia Sebagai lambang
kebanggaan Nasional adalah bahasa Indonesia yang mempunyai nilai-nilai sosial,
budaya luhur bangsa. Dengan nilai yang dimiliki merupakan cermin bangsa
Indonesia, untuk itu kita sebagai warga negara Indonesia harus bangga,
menjunjung tinggi dan mempertahankan nilai-nilai yang terkadung di dalamnya
serta mengamalkan sesuai dengan isi nilai sosial dan budaya luhur bangsa .
b) Bahasa Indonesia Sebagai Lambang identitas Nasional
Bahasa Indonesia Sebagai lambang
identitas Nasional Berarti bahwa bahasa Indonesia dapat mengetahui identitas
kewarganegaraan seseorang dan juga dapat membedakan antar negara lain, yaitu
karakter, kpribadian, dan watak sebagai bangsa Indonesia. Harus di wujudkan dan
dijaga jangan sampai kepribadian tersebut diatas tidak tercermin di dalamnya.
c) Bahasa Indonesia Sebagai Alat pemersatu seluruh Bangsa
Indonesia
Bahasa
Indonesia sebagai alat pemersatu seluruh Bangsa Indonesia ini masyarakat
Indonesia yang beragam latar belakang sosial budaya dan berbeda-beda bahasanya,
dapat disatukan melalui bahasa Indonesia bersatu dalam satu kebangsaan, dan
mempunyai cita-cita, rasa senasib dan sepenangungan yang sama.
Dengan
bahasa Indonesia, bangsa ini dapat merasa harmonis dan serasi, karena diantara
kita tidak lagi merasa ada persaingan dan tidak merasa lagi ‘dijajah’ oleh
masyarakat suku lain, identitas suku dan nilai-nilai sosial budaya daerah masih
dapat kita lihat dan masih tercermin didalam bahasa daerah masing-masing yang
masih kental. dan bahasa daerah dapat memperkaya aneka ragam bahasa daerah yang
dimiliki Bangsa Indonesia.
d) Bahasa Indonesia Sebagai Alat penghubung antar Budaya
dan antar Daerah.
Bahasa Indonesia sebagai alat penghubung
antar Budaya dan antar Daerah. dapat dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan bahasa Indonesia kita dapat saling berinteraksi untuk segala bidang
kehidupan. Baik pemerintah, interaksi segala kebijakan dan strategi yang
berkaitan dengan idiologi, politik, sosial, ekonomi, budaya, pertahanan, dan
kemanan dengan mudah dapat disampaikan kepada seluruh masyarakat Indonesia.
Sumber :
http://iqbalalkhazim.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/folder/0.3(Materi Fungsi Bahasa bagian Aspek & Fungsi
Bahasa)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar