Minggu, 04 Oktober 2015

PERAN DAN FUNGSI BAHASA


    1. Pengertian Bahasa
   Menurut id.wikipedia.org Bahasa berasal dari bahasa Sanskerta भाषा, bhāṣā yaitu kapasitas khusus yang ada pada manusia untuk memperoleh dan menggunakan sistem komunikasi yang kompleks, dan sebuah bahasa adalah contoh spesifik dari sistem tersebut. Bahasa adalah sarana untuk kita makhluk hidup untuk berinteraksi sosial dengan makhluk hidup lain baik yang sejenis maupun tidak sejenis. Beberapa pengertian bahasa menurut para ahli.
1. Menurut Mc. Carthy, bahasa adalah praktik yang paling tepat untuk mengembangkan kemampuan berpikir.
2.  Menurut William A. Haviland, Bahasa adalah suatu sistem bunyi yang jika digabungkan menurut aturan tertentu menimbulkan arti yang dapat ditangkap oleh semua orang yang berbicara dalam bahasa itu.
3.   Menurut Wibowo (2001), Bahasa adalah sistem simbol bunyi yang bermakna dan berartikulasi (dihasilkan oleh alat ucap) yang bersifat arbitrer dan konvensional, yang dipakai sebagai alat berkomunikasi oleh sekelompok manusia untuk melahirkan perasaan dan pikiran.
4.    Menurut Keraf Smarapradhipa (2005), ia memberikan dua pengertian mengani bahasa, yakni 1) menyatakan bahasa sebagai alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia; 2) Bahasa adalah sistem komunikasi yang mempergunakan simbol-simbol vokal (bunyi ujaran) yang bersifat arbitrer.
5.    Menurut Mackey (1986), bahasa adalah suatu bentuk dan bukan suatu keadaan (lenguage may be form and not matter) atau sesuatu sistem lambang bunyi yang arbitrer, atau juga suatu sistem dari sekian banyak sistem-sistem, suatu sistem dari suatu tatanan atau suatu tatanan dalam sistem-sistem.
6.    Menurut Walija (1996), bahasa ialah komunikasi yang paling lengkap dan efektif untuk menyampaikan ide, pesan, maksud, perasaan dan pendapat kepada orang lain.
7.   Syamsuddin (1986), memberi dua pengertian terhadap istilah bahasa, 1) bahasa adalah alat yang dipakai untuk membentuk pikiran dan perasaan, keinginan dan perbuatan-perbuatan, alat yang dipakai untuk mempengaruhi dan dipengaruhi; 2) bahasa adalah tanda yang jelas dari kepribadian yang baik maupun yang buruk, tanda yang jelas dari keluarga dan bangsa, tanda yang jelas dari budi kemanusiaan.
8.    Menurut Pengabean (1981), bahasa adalah suatu sistem yang mengutarakan dan melaporkan apa yang terjadi pada sistem saraf.
9.   Menurut Soejono (1983), bahasa adalah suatu sarana perhubungan rohani yang amat penting dalam hidup bersama.
10. Menurut Bill Adams, bahasa adalah sebuah sistem pengembangan psikologi individu dalam sebuah konteks inter-subjektif.
11. Menurut Wittgenstein, bahasa merupakan bentuk pemikiran yang dapat dipahami, berhubungan dengan realitas, dan memiliki bentuk dan struktur yang logis.
12. Menurut Plato, bahasa pada dasarnya adalah pernyataan pikiran seseorang dengan perantaraan onomata (nama benda atau sesuatu) dan rhemata (ucapan) yang merupakan cermin dari ide seseorang dalam arus udara lewat mulut.
13. Menurut Block & Trager, bahasa adalah sebuah sistem simbol yang bersifat manasuka dan dengan sistem itu suatu kelompok sosial bekerja sama.
14. Menurut Carrol, Bahasa adalah sebuah sistem berstruktural mengenai bunyi dan urutan bunyi bahasa yang sifatnya manasuka, yang digunakan, atau yang dapat digunakan dalam komunikasi antar individu oleh sekelompok manusia dan yang secara agak tuntas memberi nama kepada benda-benda, peristiwa-peristiwa, dan proses-proses dalam lingkungan hidup manusia.
15. Menurut Sudaryono, bahasa adalah sarana komunikasi yang efektif walaupun tidak sempurna sehingga ketidaksempurnaan bahasa sebagai sarana komunikasi menjadi salah satu sumber terjadinya kesalahpahaman


   2.    Aspek Bahasa
   Bahasa merupakan suatu sistem komunikasi yang mempergunakan simbol-simbol vokal  (bunyi ujaran) yang bersifat arbitrer, yang dapat diperkuat dengan gerak-gerik badaniah yang nyata. Ia merupakan simbol karena rangkaian bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia harus diberikan makna tertentu pula. Simbol adalah tanda yang diberikan makna tertentu, yaitu mengacu kepada sesuatu yang dapat diserap oleh panca indra. 
Berarti bahasa mencakup dua bidang, yaitu vokal yang dihasilkan oleh alat ucap manusia, dan arti atau makna yaitu hubungan antara rangkaian bunyi vokal dengan barang atau hal yang diwakilinya,itu. Bunyi itu juga merupakan getaran yang merangsang alat pendengar kita (=yang diserap oleh panca indra kita, sedangkan arti adalah isi yang terkandung di dalam arus bunyi yang menyebabkan reaksi atau tanggapan dari orang lain). Arti yang terkandung dalam suatu rangkaian bunyi bersifat arbitrer atau manasuka. Arbitrer atau manasuka berarti tidak terdapat suatu keharusan bahwa suatu rangkaian bunyi tertentu harus mengandung arti yang tertentu pula. Apakah seekor hewan dengan ciri-ciri tertentu dinamakan anjing, dog, hund, chien atau canis itu tergantung dari kesepakatan anggota masyarakat bahasa itu masing-masing.




   3.    Fungsi Bahasa
Selain berfungsi sebagai alat komunikasi, bahasa juga mempunyai fungsi lain. Jika meninjau kembali sejarah pertumbuhan dan perkembangan bahasa, maka fungsi bahasa dapat dilihat dari dasar dan motif pertumbuhan dan perkembangan bahasa itu sendiri. Dasar dan motif  pertumbuhan bahasa itu dalam garis besarnya dapat berfungsi sebagai alat untuk menyatakan ekspresi diri, sebagai alat komunikasi, alat untuk mengadakan integrasi, dan adaptasi sosial, dan alat untuk mengadakan kontrol sosial. Berikut penjabarannya :
a.       Sebagai Alat untuk Mengeskpreksikan Diri.
Kemampuan mengekspreksikan diri melalui bahasa sudah merupakan sebuah naluri manusia yang ia punya sejak dalam kandungan. Seperti contohnya banyak foto USG bayi yang tersenyum. Lalu bayi yag menangis setelah keluar dari rahim ibunya merupakan sebuah ekspresi yang menimbulkan perasaan lega dokter, perawat dan ibunya karena ketika bayi menangis itu merupakan bahasa tubuh yang normal yang menandakan bahwa keadaan bayi tersebut dalam keadaan baik. Dalam hal ini bahasa yang digunakan adalah bahasa tubuh. Bahkan pelajaran mengenai bahasa tubuh untuk membaca ekspresi seseorang pun juga ada di pendidikan. Contoh bahasa tubuh yang tanpa sadar orang lakukan ketika berbicara dengan orang asing adalah menyila kedua tangannya di depan dada atau perut.  Dalam pelajaran yang membahas bahasa tubuh itu merupakan sebuah tindakan perlindungan diri atau pertahanan seseorang ketika ia merasa tak percaya untuk membeberkan informasi mengenai dirinya ke orang asing.
  b.      Fungsi sebagai alat komunikasi
Fungsi bahasa sebagai alat komunikasi merupakan sebuah fungsi yang disampaikan dengan lisan dan mengggunakan organ tubuh mulut, lidah, serta pita suara. Contoh sederhananya ketika seseorang berada di lingkungan baru, maka seseorang tersebut harus melakukan sebuah proses adaptasi dengan lingkungannya, suasananya, dan orang di sekitarnya. Maka yang ia lakukan pertama kali adalah melakukan komunikasi untuk berkenalan dengan orang-orang di sekitarnya. Lalu fungsi lainnya adalah untuk melakukan kerja sama untuk menyelesaikan sebuah persoalan. Sederhananya fungsi ini digunakan untuk menyampaikan apa yang diinginkan, dipikirkan, dirasakan melalui bahasa.
c.       Sebagai alat integrasi dan adaptasi sosial
Bahasa sebagai alat komunikasi, lebih jauh memungkinkan setiap orang untuk merasa dirinnya terikat dengan kelompok sosial yang dimasukinya, serta dapat melakukan semua kegiatan kemasyarakatan dengan menghindari sejauh mungkin bentrokan-bentrokan untuk memperoleh efisiensi yang setinggi-tingginya. Ia memungkinkan integasi(pembauran) yang sempurna bagi tiap individu dengan masyaraktnya (Gorys Keraf,1997:5)
Pada saat manusia beradaptasi pada lingkungan sosial tertentu, kita akan memilih bahasa yang akan digunakan bergantung pada situassi dan kondisi yang kita hadapi. Seperti contohnya dalam pergaulan antar remaja, biasanya menggunakan bahasa yang tidak baku atau lebih dikenalnya menggunakan bahasa gaul mereka. Sedangkan jika dalam kondisi berbicara dengan yang keluarga atau yang dihormati biasanya menggunakan bahasa yang formal
d.      Sebagai Alat Kontrol Sosial
Sebagai alat kontrol sosial, bahasa sangat efektif. Berbagai penerangan, informasi, maupun pendidikan disampaikan melalui bahasa. Buku-buku pelajaran dan buku-buku instruksi adalah salah satu contoh penggunaan bahasa sebagai alat kontrol sosial. Iklan layanan masyarakat atau layanan sosial merupakan salah satu wujud penerapan bahasa sebagai ala kontrol sosial. Melalui kegiatan yang berbahasa memberikan kepada kita cara untuk mendapatkan pandangan baru, sikap baru, perilaku dan tindakan yang baik. Contoh sederhananya adalah sebagai alat peredam rasa marah melalui bahasa non-lisan yaitu dengan menulis. Dengan menulis kita dapat menuangkan segala perasaan kita. Dan efek yang didapatkan setelah menyalurkan kemarahan dan kekesalan melalui menulis adalah perasaan yang lebih baik dan juga bisa menjernihkan pikiran sehingga bisa melihat persoalan melalui persepsi yang lebih jelas dan tenang.


4. Fungsi Bahasa Indonesia 
    Fungsi Bahasa Indonesia Dalam Kedudukan Sebagai Bahasa Nasional Meliputi 4 Aspek   yaitu :
a)  Bahasa Indonesia Sebagai Lambang Kebanggaan Nasional
Bahasa Indonesia Sebagai lambang kebanggaan Nasional adalah bahasa Indonesia yang mempunyai nilai-nilai sosial, budaya luhur bangsa. Dengan nilai yang dimiliki merupakan cermin bangsa Indonesia, untuk itu kita sebagai warga negara Indonesia harus bangga, menjunjung tinggi dan mempertahankan nilai-nilai yang terkadung di dalamnya serta mengamalkan sesuai dengan isi nilai sosial dan budaya luhur bangsa .

b)    Bahasa Indonesia Sebagai Lambang identitas Nasional
Bahasa Indonesia Sebagai lambang identitas Nasional Berarti bahwa bahasa Indonesia dapat mengetahui identitas kewarganegaraan seseorang dan juga dapat membedakan antar negara lain, yaitu karakter, kpribadian, dan watak sebagai bangsa Indonesia. Harus di wujudkan dan dijaga jangan sampai kepribadian tersebut diatas tidak tercermin di dalamnya.

c)   Bahasa Indonesia Sebagai Alat pemersatu seluruh Bangsa Indonesia
Bahasa Indonesia sebagai alat pemersatu seluruh Bangsa Indonesia ini masyarakat Indonesia yang beragam latar belakang sosial budaya dan berbeda-beda bahasanya, dapat disatukan melalui bahasa Indonesia bersatu dalam satu kebangsaan, dan mempunyai cita-cita, rasa senasib dan sepenangungan yang sama.
Dengan bahasa Indonesia, bangsa ini dapat merasa harmonis dan serasi, karena diantara kita tidak lagi merasa ada persaingan dan tidak merasa lagi ‘dijajah’ oleh masyarakat suku lain, identitas suku dan nilai-nilai sosial budaya daerah masih dapat kita lihat dan masih tercermin didalam bahasa daerah masing-masing yang masih kental. dan bahasa daerah dapat memperkaya aneka ragam bahasa daerah yang dimiliki Bangsa Indonesia.

d)  Bahasa Indonesia Sebagai Alat penghubung antar Budaya dan antar Daerah.
Bahasa Indonesia sebagai alat penghubung antar Budaya dan antar Daerah. dapat dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan bahasa Indonesia kita dapat saling berinteraksi untuk segala bidang kehidupan. Baik pemerintah, interaksi segala kebijakan dan strategi yang berkaitan dengan idiologi, politik, sosial, ekonomi, budaya, pertahanan, dan kemanan dengan mudah dapat disampaikan kepada seluruh masyarakat Indonesia.


Sumber :
http://iqbalalkhazim.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/folder/0.3(Materi Fungsi Bahasa bagian Aspek & Fungsi  Bahasa)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar